Para Pahlawan di Perbatasan Penulis bersama dengan Ibu Suraidah, Kepala Sekolah Sekolah Tapal Batas; seorang guru wanita pengajar Sekolah Tapal Batas; dan tentara perbatasan RI-Malaysia, beserta rekan Sesdilu (Sekolah Staf Dinas Luar Negeri) Angkatan ke-62 di Sekolah Tapal Batas, Pulau Sebatik. (Foto: Dok. Pribadi/Istimewa) Para Pahlawan di Perbatasan
Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Ada istilah yang mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa pahlawannya. Oleh sebab itu, kita wajib menghormati para pahlawan yang rela mengorbankan hidupnya demi menjaga dan mempertahankan negara Indonesia.
Jika di masa lalu makna kepahlawanan berarti angkat senjata, mengusir penjajah agar bangsa Indonesia merdeka, maka makna pahlawan di masa kini adalah mereka yang terus berupaya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal bermanfaat dan ikut memajukan bangsa.
Itulah sebabnya, saya merasa sangat bangga dapat bertemu para pahlawan di perbatasan saat berkunjung ke Pulau…