Diplomasi Perbatasan: Belajar dari Tong Gas dan Ais Kepal Milo

Diplomasi Perbatasan: Belajar dari Tong Gas dan Ais Kepal Milo
(Foto: Pribadi/Istimewa - Sebuah Penanda Nama di Pulau Sebatik) Diplomasi Perbatasan: Belajar dari Tong Gas dan Ais Kepal Milo Diplomasi perbatasan senantiasa digunakan untuk merujuk pada segala macam upaya diplomasi yang dilakukan oleh negara dengan tujuan untuk mengelola kepentingannya di perbatasan. Peran negara sebagai aktor utama dalam diplomasi perbatasan tidaklah musykil, mengingat perbatasan tidak jarang dapat menjadi akar konflik antar-negara. A good fence makes a good neighbor, itulah adagium yang digunakan dalam banyak kata sambutan pada setiap pembukaan perundingan perbatasan dengan negara-negara tetangga. Adagium tersebut serasi dendangnya dengan butir ketiga Nawacita Presiden Indonesia, “membangun Indonesia dari pinggiran”. Membahas perbatasan tentu saja bukan melulu membincangkan peran negara dalam konteks diplomasinya dengan negara tetangga. Dalam perbatasan, terkandung persoalan mendasar: kehidupan manusia yang lalu-lalang melintasinya, dan tentu saja, barang dan sumbe…
Various news site