Harga Minyak Tanah Melambung PKL Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik Istirahat Berjualan
NUNUKAN - Penghapusan subsidi minyak tanah untuk Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, sejak awal Maret 2015 membuat harga minyak tanah melambung.
Jika biasanya warga menikmati minyak tanah bersubsidi seharga Rp 2.500 per liter, kali ini harga melambung hingga mencapai Rp 20 ribu per liter.
Warga kaget kedatangan minyak tanah nonsubsidi, Jumat (27/3/2015) lalu. Karena sudah kebutuhan, warga Pulau Nunukan terpaksa membeli minyak tanah meski sangat terbatas.
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kabupaten Nunukan, Kastari mengatakan, pencabutan subsidi minyak tanah ini jelas sangat memberatkan masyarakat kecil.
Sejumlah pedagang kaki lima terpaksa istirahat berjualan karena tak mampu menutupi biaya operasional. Kastari mengatakan, seharusnya pemerintah punya solusi untuk mengakali persoalan ini.
''Faktanya masyarakat masih banyak masyarakat di bawah garis kemiskinan. Saya harap pemerintah punya kebijakanlah untuk ini," ujar Kastari.
Pedagang kaki lima di Kabupaten …