Perundingan Soal Sebatik Molor Karena Masalah Bahasa

Perundingan Soal Sebatik Molor Karena Masalah Bahasa
NUNUKAN ,  — Molornya penyelesaian masalah larangan masuknya speed boat warga Sebatik ke Tawau, Malaysia, antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia ternyata terkendala oleh bahasa. Meski serumpun, ternyata ada perbedaan cukup tajam dalam mengartikan satu bahasa. Hal itu diungkapkan Asisten Tata Pemerintahan Setkab Nunukan Kalimantan Utara Abidin Tajang. "Keputusan di Sosek Malindo masih ada kalimat kita pertanyakan karena antara bahasa kita dengan Malaysia kadang tidak sama. Salah satu contoh waktu keputusan di Langkawi kalau kita, Indonesia, mengatakan permasalahan ini diangkat, maksudnya diangkat ke tingkat yang lebih tinggi. Sementara di Malaysia diangkat itu dikeluarkan, tidak dibahas lagi," ujar Abidin Tajang, Rabu (12/2/2014). Meski belum pasti, Abidin Tajang mengatakan, permasalahan larangan masuknya speed boat warga Sebatik ke Tawau, Malaysia, akan segera berakhir. "Dalam pembicaraan lewat Sosek Malindo, akan dibuka kembali. Kita sudah paparkan di Tawau ada tiga k…
Various news site