Wujudkan Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN UBT Kelompok 84 Gelar Penyuluhan Budidaya Pisang di Desa Tanjung Aru

Wujudkan Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN UBT Kelompok 84 Gelar Penyuluhan Budidaya Pisang di Desa Tanjung Aru

Sebatik Timur, SIMP4TIK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kelompok 84 berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Aru dan BUMDes Sejahtera Mandiri menggelar kegiatan penyuluhan serta penanaman pisang di Desa Tanjung Aru, Kamis (09/07/2026).

​Mengusung tema "Pisang Tumbuh, Pangan Terjamin: Belajar Budidaya Tanaman Pisang Wujudkan Ketahanan Pangan", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan komoditas pertanian yang berkelanjutan.

​Acara strategis ini dihadiri oleh berbagai pihak penting. Di antaranya adalah Camat Sebatik Timur yang diwakili oleh Plt. Kasubbag Sungram dan Keuangan, Amad Soderi, S.E., bersama staf Seksi Pemberdayaan Masyarakat. Turut hadir pula Kepala Desa Tanjung Aru beserta perangkat desa, Ketua BPD Desa Tanjung Aru beserta anggota, serta Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Aru.

​Sementara itu, dari sektor pendukung pertanian dan ekonomi, hadir Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebatik bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Ketua BUMDes Sejahtera Mandiri beserta jajarannya. Kegiatan ini juga didampingi langsung oleh Dosen Fakultas Pertanian UBT yang sekaligus bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 84 Desa Tanjung Aru.

​Dalam sambutannya, Plt. Kasubbag Sungram dan Keuangan Kecamatan Sebatik Timur, Amad Soderi, S.E., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para mahasiswa.

​"Kami atas nama pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi program kerja ini. Kegiatan ini adalah wujud kolaborasi luar biasa dari adik-adik KKN Kelompok 84 Desa Tanjung Aru. Selain menjadi wadah bagi mereka untuk belajar mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah, inilah saatnya membuktikan komitmen tersebut melalui kerja nyata di lapangan dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan. Semoga ini menjadi titik awal untuk ke depan hadir kerja sama yang lebih luas, baik dalam budidaya, pemasaran, maupun penelitian-penelitian bersama UBT," ujar Amad.

​Melalui penyuluhan ini, masyarakat dan pengelola BUMDes diberikan edukasi mengenai teknik budidaya pisang yang efektif, mulai dari pemilihan bibit unggul hingga perawatan pascatanam.

​Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan desa, sekaligus mendongkrak perekonomian warga setempat melalui optimalisasi peran BUMDes Sejahtera Mandiri sebagai motor penggerak ekonomi lokal. (*)

Teks/Foto : Maslizah (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK TIMUR )

Editor : BD Novelinna

Sumber : Berita Nunukan

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url