Pengabdian 40 Hari Berakhir, KKN 89 Universitas Borneo Tarakan Berpamitan dengan Warga Sungai Limau
SEBATIK TENGAH, SIMP4TIK – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai acara perpisahan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 89 Universitas Borneo Tarakan di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan Rabu, (22/07/2026), . Setelah mengabdi selama kurang lebih 40 hari, para mahasiswa secara resmi berpamitan dengan pemerintah desa dan masyarakat yang telah menjadi mitra dalam pelaksanaan berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, administrasi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Mewakili Camat Sebatik Tengah, Darmiati, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN 89 Universitas Borneo Tarakan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan program di Desa Sungai Limau.
"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anakku sekalian yang telah melaksanakan KKN di Desa Sungai Limau selama kurang lebih empat puluh hari," ujar Darmiati.
Ia berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Mudah-mudahan warga masyarakat bisa meneruskan hal-hal yang positif yang telah dilaksanakan oleh anak-anak KKN kita dan semoga itu bermanfaat bagi kita semua," tambahnya.
Tokoh masyarakat, Mariana Rosalia Dau, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN 89 Universitas Borneo Tarakan yang telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari kerja bakti, pendampingan masyarakat, hingga pengajaran kepada anak-anak.
"Kami mengucapkan limpah-limpah terima kasih atas kerja samanya yang baik terhadap masyarakat kami di sini," ungkap Mariana Rosalia Dau.
Ia juga berharap para mahasiswa tetap menjaga silaturahmi dan tidak melupakan masyarakat Desa Sungai Limau setelah kembali ke kampus.
Kepala Desa Sungai Limau, Mardin, turut menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat mahasiswa dalam menjalankan program kerja, baik secara individu maupun kelompok.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada anakku sekalian atas dedikasi dan kekompakan sehingga tugas program kerja, baik individu maupun kelompok, akhirnya berjalan dengan baik," kata Mardin.
Menurutnya, program-program yang dilaksanakan mahasiswa, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga membantu berbagai kegiatan administrasi desa dan pemberdayaan masyarakat.
"Khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah dilaksanakan, semoga bermanfaat kepada masyarakat pada umumnya di Sungai Limau," lanjutnya.
Perwakilan mahasiswa KKN 89 Universitas Borneo Tarakan, Rasmi, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengabdi di Desa Sungai Limau. Menurutnya, keramahan masyarakat dan semangat gotong royong menjadi pelajaran hidup yang sangat berarti.
"Kami sangat terkesan dengan kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Sungai Limau. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kami tentang arti kebersamaan yang sesungguhnya," ujar Rasmi.
Ia berharap program-program yang telah dijalankan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat serta silaturahmi antara mahasiswa KKN 89 Universitas Borneo Tarakan dan warga Desa Sungai Limau tetap terjalin meskipun masa pengabdian telah berakhir.
Acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari tokoh masyarakat serta perangkat desa, disertai doa bersama agar seluruh mahasiswa KKN 89 Universitas Borneo Tarakan diberikan kelancaran menyelesaikan studi dan sukses menggapai cita-cita, sementara hubungan baik antara Universitas Borneo Tarakan dan masyarakat Desa Sungai Limau terus terjaga di masa mendatang. (*)
Teks/Foto : Muhammad Nursyahwal, A.Md.T (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK TENGAH )
Editor : BD Novelinna
Sumber : Berita Nunukan
