Merah Putih 81 Meter akan Berkibar di Batas Negeri, Sebatik Gaung Kedaulatan NKRI

Merah Putih 81 Meter akan Berkibar di Batas Negeri, Sebatik Gaung Kedaulatan NKRI

Tanjung Selor - Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter akan terbentang di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, sebagai simbol kokohnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Aksi monumental tersebut menjadi agenda utama Kirab Kebangsaan yang digelar Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada awal Agustus 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muh. Saleh mengatakan, persiapan kegiatan terus dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor agar pembentangan bendera raksasa di wilayah perbatasan dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat.

"Pelaksanaan kegiatan masih dalam tahap koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat lintas agama di Pulau Sebatik," ujar Saleh kepada Radar Kaltara, Minggu (12/7/2026).


Menurutnya, pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di batas negeri bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, melainkan menjadi pesan kuat bahwa semangat nasionalisme harus terus berkibar hingga ke wilayah terdepan Indonesia.

"Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebangsaan masyarakat perbatasan sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman," katanya.

Saleh menegaskan, Pulau Sebatik dipilih karena memiliki nilai strategis sebagai beranda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Dari kawasan inilah, Indonesia ingin menunjukkan bahwa kedaulatan bangsa dijaga melalui persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong.

"Melalui Kirab Kebangsaan dan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter, kami ingin menunjukkan bahwa semangat Merah Putih berkibar kuat hingga ke perbatasan. Dari Sebatik, kita mengirimkan pesan bahwa Indonesia berdiri kokoh karena persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong seluruh anak bangsa," tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kemenag memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan moderasi beragama sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, 'Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur'.

"Nilai-nilai itu bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi wajah terdepan NKRI," ujarnya.

Saleh berharap seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat lintas agama dapat terlibat aktif menyukseskan Kirab Kebangsaan tersebut.

"Ini merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara," tuturnya.

Ia menegaskan, pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di Pulau Sebatik diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya membangkitkan kebanggaan nasional, tetapi juga memperkuat persatuan, kerukunan, dan komitmen menjaga keutuhan NKRI dari garis terdepan Indonesia.

"Semangat Merah Putih harus terus hidup di hati seluruh anak bangsa. Dari perbatasan, kita tunjukkan bahwa persatuan dan kerukunan adalah kekuatan utama Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur," pungkasnya. (rln)

Sumber : RRI Tarakan

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url