ANTARA Gelar Nobar Final Piala Dunia di Rumah Dua Negara Desa Aji Kuning
Sebatik Tengah, SIMP4TIK, Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia bersama masyarakat di Rumah Dua Negara, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya masyarakat Sebatik Tengah mengikuti nobar yang diselenggarakan langsung oleh lembaga berita nasional.
Direktur Utama LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, dalam sambutannya mengawali acara dengan pantun yang disambut antusias oleh masyarakat. Ia menyampaikan rasa bahagia dapat hadir dan berkumpul bersama warga di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Dalam kesempatan tersebut, Benny menjelaskan sejarah berdirinya ANTARA yang telah hadir sejak tahun 1937, bahkan sebelum Republik Indonesia merdeka. Menurutnya, ANTARA memiliki peran penting dalam menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke dunia internasional sehingga Indonesia memperoleh pengakuan dari berbagai negara.
Ia juga menyampaikan bahwa ANTARA mengirimkan tiga wartawan untuk meliput langsung Piala Dunia di Amerika Serikat. Sementara itu, penyelenggaraan nobar di wilayah perbatasan merupakan bentuk komitmen ANTARA untuk menghadirkan kemeriahan Piala Dunia kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang tinggal di daerah terdepan.
Dalam sambutannya, Benny turut menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia bahwa seluruh masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama untuk menikmati kemeriahan Piala Dunia, termasuk masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.
Selain menjadi ajang kebersamaan, ia berharap pertandingan final Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan suatu saat mampu tampil di kompetisi sepak bola dunia.
Sementara itu, Camat Sebatik Tengah menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Rumah Dua Negara sebagai lokasi penyelenggaraan nobar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sejarah baru bagi Kecamatan Sebatik Tengah.
"Ini merupakan pertama kalinya sejak Kecamatan Sebatik Tengah berdiri, kegiatan nonton bareng diselenggarakan oleh lembaga nasional sebesar LKBN ANTARA. Tentu kami merasa bangga karena Sebatik Tengah menjadi bagian dari kegiatan nasional ini," ujarnya.
Camat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Ia juga menyampaikan dukungan penuh kepada tim wartawan ANTARA yang akan melakukan peliputan di Pulau Sebatik selama beberapa hari.
Menurutnya, kehadiran para jurnalis diharapkan mampu mengangkat berbagai potensi Sebatik, mulai dari kehidupan sosial, budaya, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia mengenal kawasan perbatasan ini.
Kegiatan nobar berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan. Suasana kebersamaan terlihat sepanjang acara, yang tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan Final Piala Dunia, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah, media nasional, dan masyarakat di wilayah perbatasan.
Pemilihan Rumah Dua Negara sebagai lokasi kegiatan memberikan makna tersendiri.
Ikon wisata yang berada tepat di garis batas Indonesia–Malaysia tersebut menjadi simbol bahwa semangat persatuan, kebersamaan, dan perhatian negara menjangkau hingga kawasan terdepan Republik Indonesia. (*)
Teks/Foto : Muhammad Nursyahwal, A.Md.T (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK TENGAH )
Editor : BD Novelinna
Sumber : Berita Nunukan
